Page

Subscribe:

Ads 468x60px

Menu

Rabu, 19 Desember 2012

Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup


  1. Perkembangbiakan Hewan

  • Perkembangbiakan hewan pun ada yang secara kawin atau generative dan ada yang tidak kawin atau vegetative. Hewan yang berkrmbang biak secara kawin atau generative terdiri dari 3 cara, yaitu berkembang biak dengan cara bertelur, melahirkan, dan ada yang bertelur dan melahirkan.
  • Hewan yang berkembang biak dengan bertelur contohnya ayam, bebek, burung, ikan, cecak, katak, buaya dan lain sebagainya. Pada perkembangbiakan secara bertelur contohnya ayam, Isi telur ayam merupakan hasil pembuahan antara sel kelamin betina dan sel kelamin jantan. Ayam betina akan menghasilkan sel kelamin betina terbentuklah zigot. Ayam jantan membuahi sel telur saat sel telur masih ada di dalam tubuh ayam betina. Pada hewan ini, zigot dilindungi oleh cangkang kemudian dikeluarkan dari tubuh induknya yang disebut telur. Telur kemudian dierami sampai menetas. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut Ovipar.
  • Cara berkembang biak bertelur dan beranak disebut Ovovivipar. Induk betina akan bertelur tetapi telurnya tidak dikeluarkan melainkan tetap berada didalam tubuh induknya, Setelah berkembang sempurna maka telur tersebut akan menetas keluar sebagai bayi bersama cangkang telurnya. Contoh hewan ini adalah kadal dan ular.
  1. PERKEMBANGBIAKAN PADA MANUSIA
Agar dapat berkembang biak dan melestarikan keturunan, manusia melakukan perkembangbiakan secara generatif melalui perkawinan. Untuk melakukan perkembangbiakan harus diawali tahapan pertumbuhan menuju kedewasaan, tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia dapat diamati pada gambar berikut ini
.
Dari gambar di atas tampak perbedaan dari setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa. Kebutuhan manusia di setiap tahap perkembangan juga berbeda. Misalnya, pada saat kalian bayi, belum bisa makan makanan yang keras karena belum tumbuh gigi. Sehingga hanya makanan yang lunak dan agak cair yang dapat masuk ke dalam tubuh. Namun, ketika kalian menginjak masa anak-anak, makanan yang dapat dimakan sudah mulai bertambah. Begitu seterusnya hingga nanti kalian dewasa dan lanjut usia. Bagaimanakah cara mengetahui pertumbuhan badanmu?

Manusia dapat memulai proses perkembangbiakan ketika sudah dewasa. Sebelum dewasa, manusia mengalami proses menuju kedewasaan yang ditandai dengan masa pubertas. Tahapan/masa pubertas merupakan salah satu tahapan yang selalu dilalui oleh setiap manusia. Selama masa pubertas setiap manusia akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat disertai banyak perubahan. Masa pubertas dimulai pada usia 9-14 tahun, dan berakhir menjelang usia 20 tahunan dengan ditandai berhentinya pertambahan tinggi badan
.


Masa pubertas anak perempuan lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki. Perubahan yang jelas terlihat pada perubahan fisiknya yang mengiringi perubahan utama yang terjadi dalam tubuh. Perubahan tersebut dikendalikan oleh hormon kelamin.
Ciri-ciri perubahan fisik dapat kita lihat pada masa pubertas adalah sebagai berikut.
a. Ciri Anak Perempuan sebagai berikut :
1. Tumbuhnya rambut halus di ketiak dan alat kelamin dan alat kelamin
2. Suara jadi melengking
3. Payudara membesar
4. Panggul membesar

b. Ciri Anak Laki – Laki sebagai berikut :
1. Tumbuhnya rambut halus di ketiak
2. Suara jadi membesar
3. Tumbuh Jakun
4. Tumbuh kumis, jambang dan janggut

Kematangan perkembangan alat kelamin pada perempuan, ditandai dengan terjadinya menstruasi. Menstruasi adalah keluarnya sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium) yang tidak dibuahi bersama lapisan dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Pada saat menstruasi darah keluar sedikit demi sedikit malalui lubang kelamin (vagina) selama 2-14 hari, mentruasi terjadi setiap bulan sekali atau terjadi setiap 28 hari sekali. Namun setiap wanita lama menstruasi dan siklus menstruasi berbeda-beda. Apabila seorang perempuan telah mengalami menstruasi berarti telah mempersiapkan diri untuk terjadinya kehamilan. Pinggul membesar untuk mempermudah kelahiran dan payudara membesar untuk mempersiapkan air susu bagi bayi yang dilahirkannya.

Pubertas pada anak laki-laki ditandai dengan dihasilkannya sel sperma (sel kelamin jantan) oleh alat kelamin laki-laki yang disebut testis. Jutaan sperma dihasilkan setiap hari oleh seorang laki-laki. Sehingga apabila testis telah penuh, kemungkinan sperma keluar dengan sendirinya melalui mimpi, yang dikenal dengan mimpi basah. Dengan terjadinya perubahan dalam tubuh, seorang perempuan dapat menghasilkan sel telur dan seorang laki-laki dapat menghasilkan sel sperma. Hal inilah memungkinkan manusia melakukan perkembangbiakan atau kawin. Namun, untuk manusia ketika akan melakukan proses perkembangbiakan harus memperhatikan nilai-nilai agama, yaitu melalui proses pernikahan. Melestarikan keturunan tanpa melalui proses pernikahan merupakan tindakan tidak bermoral yang harus dihindari. Maka hati-hatilah dalam bergaul antara laki-laki dengan perempuan.

Setelah usia 40 tahun tubuh kita akan menua dengan cepat. Masa ini disebut lanjut usia. Masa lanjut usia ditandai dengan kulit menjadi berkerut, tulang-tulang makin rapuh, otot makin lemah, rambut menipis, dan memutih. Pada akhirnya fungsi organ dalam tubuh berhenti dan suatu saat seseorang meninggal.
You might like:















Teori Tentang Konsep Hidup dan Kehidupan 
 


 











Sel









Pembelahan Meiosis - Animasi Flash Pembelahan Meiosis

  1. Perkembangbiakan pada Tumbuhan


Bagian-Bagian Bunga:
1. Tangkai bunga penhubung batang dengan bunga
2. Dasar bunga ujung tangkai bunga yang membesar
3. Kelopak bunga bagian dekat dasar bunga yang menyelimuti bunga saat bunga masih kuncup
4. Mahkota bunga bagian paling indah dari bunga dengan bentuk dan warna yang berbeda untuk tiap jenis bunga
5. Benang sari alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan serbuk sari.
6. Putik alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik, bakal buah, bakal biji (berisi lembaga dan sel telur)
7. Biji merupakan calon tumbuhan baru


Jenis-Jenis Penyerbukan
1. Penyerbukan sendiri serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
2. Penyerbukan tetangga serbuk dari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi masih dalam satu pohon.
3. Penyerbukan silang serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain tetapi masih satu jenis tumbuhan.
4. Penyerbukan bastar serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain yang sejenis tetapi berbeda varietas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar